Assalamualaikum ,
Waahhh,, ketemu lagi
nih di pembahasan berikutnya, kali ini kita akan membahas suatu software yang
namanya NAGIOS. Nahh, secara intinya ini software sama dengan yang kemaren
kayak CACTI, MRTG, sama-sama punya tujuan untuk monitoring jaringan. Nahh,
untuk itu kita bahas dulu ya ni tentang NAGIOS ini sendiri terlebih dahulu.
CHECK IT OUT.....!!!!!!
APA ITU NAGIOS3 ? ? ?
Nagios merupakan
sebuah sistem dan aplikasi monitoring jaringan yang diciptakan oleh Ethan
Galstad (http://nagios.org).
Nagios mengawasi host-host dan servis yang telah ditetapkan, memberi peringatan
jika keadaan memburuk, dan memberi tahu kapan keadaan tersebut membaik.
Nagios merupakan sebuah perangkat lunak yang sangat berguna
dalam administrasi jaringan terutama jika jaringan yang dikelola memiliki
ukuran yang cukup besar. Dalam sebuah perusahaan yang memiliki jaringan dengan
ukuran menengah atau besar biasanya terdapat beberapa layanan yang disediakan
oleh beberapa server. Pada umumnya semakin besar ukuran sebuah perusahaan
semakin banyak pula layanan yang disediakan, sebagai konsekuensinya semakin
banyak pula server yang harus disediakan. Bagi pelanggan dan karyawan/staf
perusahaan/instansi, banyaknya layanan ini tentu saja semakin memudahkan dalam
menyelesaikan suatu pekerjaan. Namun tidak demikian untuk para administrator
jaringan karena dengan bertambahnya ukuran dan layanan dalam sebuah jaringan
tentu saja menambah pekerjaan mereka.
Keistimewaan Nagios :
1.
Memonitoring servis jaringan (SMTP, POP3, HTTP,Oracle, PING, dsb)
2.
Desain plugin yang sederhana, yang mengijinkan pengguna untuk lebih mudah
menggunakan pemeriksaan terhadap servisnya
3.
Servis cek yang paralel
4.
Pemberitahuan ketika terjadi masalah pada servis atau host dan mendapatkan
pemecahannya ( lewat email, atau metode user-defined)
5.
Perputaran file log yang otomatis
6.
Web interface yang informatif untuk melihat status network, urutan masalah
dan pemberitahuan, log file, dsb).
INSTALASI
NAGIOS 3 PADA UBUNTU 12.04
Naah , hal yang pertama kali
harus kita lakukan adalah pastikan bahwa ubuntu anda telah terinstall apache2
terlebih dahulu, setelah itu kita install NAGIOS nya terlebih dahulu di ubuntu
kita dengan mengetikkan :
#apt-get
install nagios3
Lalu setelah itu lakukan
konfigurasi pada terminal dengan mengisi directory berikut dengan mengetikkan :
#nano
/etc/nagios3/conf.d/localhost_nagios3.cfg
Setelah itu akan muncul directory
kosong pada terminal, lalu copy ke directory tersebut tulisan berikut ini :
# A simple configuration file for monitoring the local host
define host{
use generic-host ; Name of host
template to use
host_name lili (ganti sesuai nama yang akan dimonitoring)
alias lili (ganti sesuai nama yang akan dimonitoring)
address 172.16.30.3 (ganti sesuai IP yang akan dimonitoring)
}
define host{
use generic-host ; Name of host
template to use
host_name ira (ganti sesuai nama yang akan dimonitoring)
alias ira (ganti sesuai nama yang akan dimonitoring)
address 172.16.30.44 (ganti sesuai IP yang akan dimonitoring)
}
define host{
use generic-host ; Name of host
template to use
host_name ihsan (ganti sesuai nama yang akan dimonitoring)
alias ihsan (ganti sesuai nama yang akan dimonitoring)
address 172.16.30.32 (ganti sesuai IP yang akan dimonitoring)
}
# Define a service to check
the disk space of the root partition
# on the local machine.
Warning if < 20% free, critical if
# < 10% free space on
partition.
define service{
use generic-service ; Name of service
template to use
host_name lili (ganti sesuai nama yang akan dimonitoring)
service_description Disk
Space
check_command
check_all_disks!20%!10%
}
define service{
use generic-service ; Name of service
template to use
host_name ira (ganti sesuai nama yang akan dimonitoring)
service_description Current
Users
check_command
check_users!20!50
}
define service{
use generic-service ; Name of service
template to use
host_name ihsan (ganti sesuai nama yang akan dimonitoring)
service_description Current
Users
check_command
check_users!20!50
}
# Define a service to check
the number of currently running procs
# on the local machine.
Warning if > 250 processes, critical if
# > 400 processes.
define service{
use generic-service ; Name of service
template to use
host_name lili (ganti sesuai nama yang akan dimonitoring)
service_description Total
Processes
check_command
check_procs!250!400
}
define service{
use generic-service ; Name of service template to use
host_name ira (ganti sesuai nama yang akan dimonitoring)
service_description Total
Processes
check_command
check_procs!250!400
}
define service{
use generic-service ; Name of service
template to use
host_name ira (ganti sesuai nama yang akan dimonitoring)
service_description Total
Processes
check_command
check_procs!250!400
}
define service{
use generic-service ; Name of service
template to use
host_name ihsan (ganti sesuai nama yang akan dimonitoring)
service_description Total
Processes
check_command
check_procs!250!400
}
# Define a service to check
the load on the local machine.
define service{
use generic-service ; Name of service
template to use
host_name lili (ganti sesuai nama yang akan dimonitoring)
service_description Current Load
check_command
check_load!5.0!4.0!3.0!10.0!6.0!4.0
}
define service{
use generic-service ; Name of service
template to use
host_name ira (ganti sesuai nama yang akan dimonitoring)
service_description Current
Load
check_command check_load!5.0!4.0!3.0!10.0!6.0!4.0
}
Lalu setelah itu lakukan
pengisian direktory grup untuk yang akan dimonitoring dengan mengetikkan
seperti berikut :
#nano
/etc/nagios3/conf.d/hostgroup_nagios3.cfg
Setelah
itu akan muncul suatu direktory kosong pada terminal ubuntu anda, lalu isi
dengan tulisan seperti berikut :
# some generic hostgroup definitions
#a simple wildcard hostgroup
define hostgroup {
hostgroup_name All
alias All servers
members lili,ira,ihsan
}
#a list of your debian GNU/Linux servers
define hostgroup {
hostgroup_name Debian-servers
alias Debian GNU/Linux
Servers
members lili,ira,ihsan
}
#a list of your web servers
define hostgroup {
hostgroup_name HTTP-servers
alias HTTP servers
members lili,ira,ihsan
}
#a list of your ssh-accessible servers
define hostgroup {
hostgroup_name SSH-servers
alias SSH servers
members lili,ira,ihsan
}
#a list of your ping-accessible servers
define hostgroup {
hostgroup_name PING-servers
alias PING servers
members lili,ira,ihsan
}
Setelah dibentuk grup yang akan
di monitoring seperti konfigurasi diatas tersebut, maka selanjutnya adalah
lakukan konfigurasi untuk service service pelayanan yang dilakukan untuk
masing-masing host dan host group dengan mengetikkan seperti berikut terlebih
dahulu :
#nano
/etc/nagios3/conf.d/service_nagios3.cfg
Maka
akan keluar direktori yang kosong, dan akan diisi dengan tulisan seperti
berikut :
#check that web service are running
define service {
hostgroup_name
HTTP-servers
service_description
HTTP
check_command
check_http
use
generic-service
notification_interval 0
; set > if you want to be renotified
}
#check that ssh service are running
define service {
hostgroup_name
SSH-servers
service_description
SSH
check_command
check_ssh
use generic-service
notification_interval 0
; set > if you want to be renotified
}
#check that ping service are running
define service {
hostgroup_name
PING-servers
service_description
PING
check_command
check_ping
use
generic-service
notification_interval 0
; set > if you want to be renotified
}
Setelah itu ketikkan perintah
berikut untuk mengganti password dari akun nagios yang kita punya :
#sudo
htpasswd –c /etc/nagios3/htpasswd.users nagios admin
Pass
: *********
Setelah itu ketikkan pada
aplikasi browser kalian yaitu :
lakukan
login dengan mengetikkan:
user
: nagiosadmin
pass:
***********
setelah
berhasil login maka akan tampil pada layer mozilla anda sebagai berikut :
Setelah
itu klik “map” pada bagian kiri layar kalian, maka akan muncul sebagai berikut
:
Nahh,
di gambar diatas dapat kita lihat ada 4 host yang kita moonitoring yaitu
ihsan,lili, ira dan localhost. Semua yang kita monitoring tersebut berada dalam
kondisi “up” yang artinya jaringan tersebut terhubung ke host kita dan dapat
kita monitoring. Jika berada dalam kondisi “down” maka bisa dikatakan host
tersebut dalam kondisi off atau juga tidak terhubung ke kita.
Setelah
itu klik “view detail of host” pada bagian atas layar mozilla anda dan hasilnya
seperti berikut ini :
Lalu
klik pada bagian “host” pada bagian sebelah kiri mozilla., maka akan
ditampilkan sebagai berikut :
Pada
gambar diatas yang dapat kita lihat adalah berbagai macam hal yang di
monitoring oleh local host kita terhadap jaringan yang 3 tadi, yaitu ada
current load, current user, disk space, PING, SSH,dan HTTP. Dimana pada setiap
diskspace dari user yang kita monitoring berada pada kondisi critical. Ini berarti
bisa jadi karena ada settingan yang tidak tepat pada host yang kita monitoring
atau konfigurasi nya atau bisa jadi karena memang disk space pada PC host yang
penuh. Untuk PING yang unknown tersebut dapat dikatakan PING nya sudah berhasil
hanya saja dia tidak mengenal hasil PING tersebut. Untuk selebihnya sudah dalam
keadaan OK seperti web searching(HTTP) maupun keamanan(SSH).
KESIMPULAN
:
1.
JARINGAN
YANG KITA MONITORING BERHASIL SEMUA(DALAM KONDISI UP).
2.
SEMUA
YANG DI MONITORING BERADA PADA KONDISI OK KECUALI DISKSPACE DAN PING.
Baiklah sekian dulu ya pembahasan
kita tentang materi NAGIOS, intinya NAGIOS tu buat monitoring jaringan deh
pokoknya. Lebih kurang saya minta maaf..
Assalamualaikum..!!!!









Tidak ada komentar:
Posting Komentar